Pages

Thursday, April 19, 2012

Dampak Negatif Internet bagi Siswa KTI


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.    Latar Belakang
Perkembangan teknologi atau internet semakin hari semakin tak terbendung lagi, hal ini membawa manusia pada peradaban yang semakin maju. Sesuai dengan tujuan utama teknologi dalam kehidupan manusia yaitu untuk mempermudah, mempercepat, tepat sasaran sehingga dapat membantu meringankan tugas-tugas manusia. Dengan keadaan teknologi yang semakin maju seperti sekarang ini, sangatlah tidak mungkin untuk menghindarinya dan tidak mungkin pula ketika para orang tua mengurung anak mereka di rumah dengan menyediakan berbagai fasilitas dalam mengisi hari-hari mereka. Adalah salah ketika kita kemudian melarang anak-anak untuk tidak berkenalan dengan mahluk bernama "teknologi", karena hal tersebut juga merupakan salah satu kebutuhan anak untuk bergaul dengan dunia luar mereka melalui fasilitas teknologi.
Hasil perkembangan teknologi dewasa ini yang sedang membius umat manusia didunia adalah internet. Internet menjadi bagian dari gaya hidup sebagian orang dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari dan adapula yang baru sebatas menggunakannya sebagai hiburan. Namun jelas keberadaannya sudah mampu mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup manusia sekarang ini. Dulu manusia hanya bisa berinteraksi dengan orang lain dengan cara bertatap muka secara langsung, atau lebih modern-nya lagi menggunakan metode curat-coret diatas kertas yang kemudian hanya bermodal secarik kertas kecil bernama perangko maka surat tersebut sampai kepada yang di tuju. Namun kini dengan benda dan fasilitas-fasilitas hasil perkembangan teknologi yang ukurannya lebih kecil dari lebar buku tulis, manusia sudah bisa berinteraksi dengan orang lain yang lokasinya nan jauh disana atau bahkan di sebuah tempat yang kita sendiri tak mampu mengimajinasikannya bahkan bepikir bisa kenal dengan orang yang jauh.
Jejaring Sosial atau Social Network merupakan bagian internet yang mengalami pertumbuhan sangat pesat dan cepat. Kita mengenal situs-situs penyedia layanan jejaring sosial semacam Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Hanya bermodal internet, sekarang kita bisa mengetahui apa yang sedang dilakukan teman kita di seberang sana, berbagi photo, berbagi informasi, berbagi cerita, reuni, dan berbagai macam hal dengan sahabat-sahabat kita yang entah berada dimana. Bahkan kita pun mampu memperluas jaringan pertemanan serta berbisnis dengan sesama pengguna situs jejaring sosial melalui internet. Dari sinilah pentingnya peranan baik orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi generasi penerus dan membekali mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi. Sudah menjadi kewajiban untuk memberikan pendidikan tentang bagaimana menyikapi perkembangan teknologi agar mampu digunakan semaksimal mungkin sehingga menemukan hal-hal baru yang mereka belum pernah ketahui. Jika internet begitu efektif dalam membantu kita, apakah internet itu memiliki dampak negatif dan khususnya bagi para siswa yang masih besekolah? Oleh karena itu saya melakukan penulisa karya ilmiah ini untuk memberitahukan dampak negatif dari internet bagi para siswa yang masih bersekolah.
1.2.    Rumusan Masalah
a.    Mengapa internet bisa berdampak negatif  bagi siswa?
b.    Bagaimana cara agar internet tidak berdampak negatif bagi siswa?
c.    Bagaimana seharusnya menggunakan internet yang benar bagi siswa?
1.3.    Tujuan Penulisan
a.    Memaparkan dampak negatif internet bagi siswa.
b.    Cara agar internet tidak berdampak negtif bagi siswa.
c.    Cara menggunakan internet yang benar bagi siswa.
1.4.    Manfaat Penulisan
a.    Dapat mengetahui dampak negatif internet bagi siswa.
b.    Tahu cara agar internet tidak berdampak negatif bagi siswa.
c.    Tahu cara menggunakan internet yang benar.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1.    Dampak Negatif Internet bagi Siswa
Internet bukanlah hal yang baru di zaman sekarang ini. Setiap hari kemajuan dalam bidang teknologi dan informasi dapat di peroleh dengan mudah dan cepat. Internet merupakan media yang efektif dan cepat dalam membantu para pekerja dan pelajar untuk menjalin komunikasi dan menyelesaikan tugas serta pekerjaan mereka. Jika internet begitu efektif dalam membantu kita, apakah ada kerugian dari internet?. Jawabannya jelas saja ada. Dampak negatif atau efek samping selalu ada dalam setiap kemajuan teknologi. Salah satu dampak negatif dari internet adalah sebagai berikut. Dampak dari jaringan sosial facebook dan twitter misalnya.
1.    Malas
Ini efek negatif yang paling sering ditemukan pada anak atau bahkan bukan hanya anak.Mereka menjadi malas untuk belajar dan beribadah, karena terlalu asyik dengan teman barunya di jejaring sosial. Hingga pada akhirnya meninggalkan kewajiban-kewajiban yang seharusnya dikerjakan oleh anak.
2.    Egois
Situs jejaring sosial akan membuat anak lebih mementingkan diri sendiri. Anak menjadi tidak sadar dan peduli dengan lingkungan sekitarnya karena waktu mereka dihabiskan didepan internet. Hingga pada akhirnya mengakibatkan anak kurang bahkan tidak berempati dengan lingkungan kehidupan mereka yang sesungguhnya. Kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitarnya menjadi mati terbunuh kesenangannya terhadap teman-temannya di situs jejaring sosial.
3.    Merusak Tata Bahasa
Situs jejaring sosial tidak memiliki aturan baku yang berlaku bagi anak dalam melakukan interaksi dengan temannya disitus jejaring sosial. Tidak ada tata bahasa baku untuk digunakan pada situs jejaring sosial, ini membuat mereka berkomunikasi semau mereka sendiri dengan bahasa mereka sendiri tanpa peduli dengan tata bahasa yang baik dalam berkomunikasi. Hal ini perlahan tapi pasti membunuh kemampuan komunikasi yang baik dan benar seperti yang dilakukannya dalam berinteraksi didunia nyata selain itu juga membunuh keterampilan menulis mereka yang sesuai dengan ejaan yang baku dan benar di sekolah.
4.    Makanan Predator
Situs jejaring sosial ibarat lahan subur bagi para predator internet dalam melakukan kejahatan. Kita tidak pernah tahu apakah teman yang mereka temukan adalah benar-benar orang yang berniat baik untuk berteman, dan kita pun tidak pernah tahu apakah teman tersebut memberikan identitas yang sesungguhnya seperti keadaannya didunia nyata.
5.    Pornografi
Artinya dalam kemampuan menyampaikan informasi yang dimiliki oleh internet pornografi pun semakin merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di akses. Di internet terdapat banyak gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan terhadap seseorang untuk melakukan tindakan kriminal.
6.    Penipuan
Artinya hal ini memang telah merajalela di bidang manapun. Dan internet pun tidak luput dari penipuan. Cara yang baik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasikan informasi yang anda dapatkan dari penyedia informasi tersebut.
7.    Perjudian
Artinya banyak sekali perjudian yang beredar di internet. Dengan jaringan yang tersedia, penjudi tidak perlu pergi ketempat khusus untuk memenuhi keinginannya.
8.    Carding
Artinya para penjahat internet ini pun banyak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk agar mendapatkaan keuntungan. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi on-line dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap dengan perubahan informasi disekitarnya karena mereka telah terbiasa dan lebih mengetahui informasi tersebut sehingga mereka menjadi merasa lebih dari pada yang lainnya. Tapi selain itu, remaja yang mempunyai kecenderungan pada hal yang negatif justru malah sebaliknya, mereka akan lebih pasif  karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kekayaan internet tersebut. Dampak internet yang lainnya masih banyak yang lainnya.

2.2.    Cara agar Internet tidak Berdanpak Negatif bagi Siswa
Cara yang dapat ditempuh agar internet tidak berdampak negatif bagi siswa adalah dengan ikut berperannya para guru, orang tua dan para pendidik generasi, mengenai efek negatif situs jejaring sosial haruslah disampaikan kepada anak. Ini berarti pula bahwa para guru, orang tua, dan pendidik haruslah tahu pula apa, siapa dan bagaiamana situs jejaring sosial yang sering dikunjungi anak-anaknya. Bentengilah generasi kita dengan ilmu pengetahuan dan ilmu Islam yang kaffah, agar mereka bisa membentengi diri sendiri disaat mereka terlepas dari pengawasan para orang tua dan gurunya. Kerena teknologi merupakan hal mubah (boleh) yang hukumnya akan menjadi halal jika dipergunakan untuk hal-hal positif dan bermanfaat namun bisa pula menjadi haram ketika teknologi tersebut dipergunakan sebagai media dalam melakukan tindakan yang melanggar aturan Islam. Maka dari itu bagi para orang tua, guru dan para pendidik generasi menjadi sangat penting dalam memberikan pendidikan terhadap anak atau siswanya mengenai efek negatif internet terutama situs jejaring sosial yang sedang membius jutaan bahkan milyaran umat manusia. Jangan sampai generasi muda yang akan menjadi generasi penerus khalifah di muka bumi ini justru menjadi generasi yang merugi karena keengganan kita dalam mendidik mereka dan memberikan pemahaman tentang efek negatif jejering sosial sehingga mereka terperosok dan menjadi korban kejahatan dunia maya.

2.3.    Cara Menggunakan Internet yang Benar bagi Siswa
Internet adalah sebuah alat, yang tergantung bagaimana dan untuk apa kita menggunakan alat itu. Berikut tips bagaimana menggunakan internet secara cerdas sehingga bermanfaat bagi kehidupan.
1.      Internet adalah gudang ilmu, gunakan semaksimal mungkin untuk mencari informasi yang menunjang pelajaran, kuliah, penelitian, pekerjaan dan hal-hal yang mencerdaskan lainnya.
2.      Jangan mengumbar atau memberikan data diri Anda dengan mudah di Internet, sebab data diri Anda bisa saja disalahgunakan pihak lain.
3.      Internet bersifat anonimous, mengaku perempuan tapi lelaki, bernama X tapi ternyata Y, tinggal di kota A tapi sesungguhnya di B, sehingga jangan percaya begitu saja akan informasi yang disampaikan.
4.      Jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, Twitter, My Space dan sebagainya baik untuk mempererat tali silaturahmi, berdiskusi akan banyak hal, tapi gunakanlah secara bijak, atur waktu mengakses agar tetap produktif dan jangan sembarangan menerima ajakan ”kopi darat” atau bertemu dengan orang yang belum dikenal.
5.      Internet mempermudah transaksi bisnis, perbankan maupun jual-beli barang, untuk itu gunakan transaksi dengan tingkat security yang aman, berhati-hati dengan nomor kartu kredit, PIN e-banking, sebab penjahat internet siap mengintai setiap saat.
6.      Bagi orang tua, dampingi putra-putri saat mengakses internet dan berikan penjelasan serta batasan apa saja yang boleh diakses.
7.      Untuk membatasi putra-putri yang di bawah umur mengakses situs pornografi. Pornoaksi, gunakan program-program filter (seperti netnanny, K9 web protection) di komputer sehingga akses internet dapat terbatasi untuk situs-situs yang aman saja.
8.      Saat ini, koneksi internet Indonesia yang terhubung ke luar negeri memerlukan kapasitas lebar pita yang besar, untuk itu utamakan membuat dan mengakses konten-konten lokal dan tidak mendownload file-file yang tidak perlu dari situs di luar negeri.
9.      Selalu log out setelah Anda log in suatu aplikasi maupun transaksi apapun. Keadaan tetap log in beresiko jika ada pihak lain yang kemudian melanjutkan aplikasi maupun transaksi terutama untuk akses internt di tempat umum seperti Warnet.
10.  Bahasa tulis berbeda dengan bahas lisan, sehingga gunakanlah tata bahasa yang baik dan tidak menimbulkan salah pengertian pihak lain. Kalaupun dirasa ada yang tidak pas dengan bahasa yang tertulis, pemakluman diperlukan mengingat tingkat pendidikan dan pengalaman yang berbeda ataupun kesulitan dalam menerjemahkan bahasa lisan ke tulisan, apalagi internet terutama dengan booming jejaring sosial, masih merupakan ”mainan’ baru bagi kita semua.
11.  Internet bukan wilayah bebas tanpa hukum, dimana kejahatan yang dilakukan secara off line (tradisional) kemudian beralih dengan memanfaatkan teknologi informasi (online) kini juga dapat diproses secara hukum. Penjahat cyber seperti cracker, carder, pencuri data/informasi elektronik kini juga dapat dijerat secara hukum. Begitu juga bagi pihak-pihak yang melakukan penipuan, pemerasan, atau penghinaan/pencemaran nama baik secara online.
12.  Perhatikan soal hak cipta saat menyalin (copy-paste) maupun menyebarkan tulisan, gambar atau video dari pihak/situs lain agar tidak ada tuntutan dikemudian hari.
13.  Tidak memproduksi maupun menyebarkan spam, virus, HOAX, termasuk juga gambar/foto pornoaksi dan pornografi, terutama pornografi anak.
14.  Karena akses internet berbiaya, terutama yang menggunakan waktu (seperti dial up ataupun di warnet-warnet) maupun volume, maka gunakan internet seperlunya agar biaya tidak membengkak. Kalaupun bersifat unlimited, tetap matikan akses jika sudah tidak dipakai agar jika ada pengguna lain yang ingin menggunakan, mendapatkan kualitas layanan yang seperti diharapkan.


BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Internet memang merupakan media yang efektif untuk membantu para siswa guna menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru kepada mereka. Tapi internet itu sendirilah yang bisa merusak moral para siswa dan generasi bangsa. Karena banyaknya jejaring internet yang biasanya digunakan untuk sesuatu yang tidak baik seperti pornografi, perjudian, penipuan, dan bahkan bisa dijadikan tempat untuk para penjahat mendapatkan keuntungan. Untuk menghindari semua itu, tergantung pada masing-masing individu.

B.  Saran
Saran penulis kepada para pembaca dan para siswa, gunakanlah internet sebaik mungkin  dan manfaatkan untuk membantu kita dalam menyelesaikan sesuatu dengan benar, dan jangan gunakan intenet untuk hal-hal yang tidak brmanfaat apalagi yang bisa merusak moral kita sebagai siswa dan seorang manusia.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.hendriono.web.id/2011/05/efek-negatif-jejaring-sosial-bagi-siswa.html
http://www.studentmagz.com/2011/07/dampak-negatif-internet.html
http://mmadjie.blogspot.com/2010/11/dampak-negatif-facebook-bagi-pelajar.html
http://filmpelajar.com/page/14-tips-menggunakan-internet-secara-cerdas

No comments:

Post a Comment